Paris Holiday (2015) – Movie Review

Junjie memutuskan untuk mengelola sebuah bisnis kecil milik temannya sambil berlibur di Paris, segala sesuatunya telah dipersiapkan dengan baik, kecuali tempat tinggalnya. download.jpg

Tanpa diduga, Ia harus berbagi tempat tinggal dengan penghuni lamanya. Malangnya, Ia harus mengaku sebagai pria gay terhadap wanita eksentrik yang tengah patah hati tersebut agar dapat tinggal di sana. Lantas saja, baru beberapa hari tinggal di tempat tersebut, Junjie sudah tidak betah karena keanehan wanita yang selalu lupa siapa dirinya. Bagaimana liburan Junjie? Akankah Ia bertahan tinggal lama di Paris?

Film Hong Kong yang mayoritas bersetting di Paris ini sudah pasti akan membuat penonton tak sabar ingin berjalan-jalan ke sana. Film ini bisa dijadikan hiburan ringan dengan keindahan pemandangan dan adegan-adegan yang membuat tersenyum geli.

Genre: Comedy, Romantic
Director: James Yuen
Cast:
Louis Koo sebagai Lin Junjie
Amber Kuo sebagai Ding Xiaomin
Alex Fong sebagai Michael Lau


Shallow Hal (2001) – Movie Review

Hal adalah seorang pria pekerja kantoran biasa dengan pemikiran yang tidak biasa. Bagaimana tidak, jika dia bersama kawan setianya, Mauricio, selalu menilai orang-orang, khususnya wanita berdasarkan fisiknya. Bahkan mereka tidak ragu untuk menyakiti wanita yang buruk rupa.

shallow halSuatu ketika, Hal mengunjungi seorang self-help guru, Tony Robbins, yang akhirnya menghipnotis dan merubah pandangan Hal terhadap orang-orang disekitarnya. Tanpa disasari, kini Ia melihat fisik orang-orang yang baru ditemuinya berdasarkan hati mereka. Yang baik hati tampak begitu rupawan, yang buruk hatinya tak peduli bagaimana cantik fisiknya, dimata Hal, mereka buruk rupa.

Begitulah akhirnya Hal bertemu dengan Rosemary, yang dimata Hal begitu sempurna, padahal sosok sebenarnya bertubuh gemuk, jauh dari tipe sempurna dari Hal. Hal pun jatuh cinta dan tergila-gila padanya, bagaimanakah kelanjutannya, sampai kapankah Hal mendapat pandangan berdasarkan hati seseorang, dan bagimana jika tiba-tiba pandangannya kembali normal?

Film komedi romantis ala Jack Black ini memiliki cerita yang ringan namun sarat akan pesan moral. Bahwa jangan memandang seseorang dari fisiknya saja, bahwa hati jauh lebih penting dari pada fisik. Mungkin karakter Hal di sini agak sedikit berlebihan dalam segi kedangkalannya menilai orang, namun pada kenyataanya tak sedikit orang yang berperilaku seperti Hal, paling tidak berpemikiran seperti Hal. Untuk itu film Shallow Hal ini dapat menegur penonton tanpa menggurui. Ekspresi kocak Jack Black dan juga tak kalah menghibur.

Genre: Comedy, Romance
Director: Bobby Farrelly, Peter Farrelly
Cast:
Jack Black sebagai Hal
Gwyneth Paltrow sebagai Rosemary
Jason Alexander sebagai Mauricio
Joe Viterelli sebagai Steve Shanahan
Anthony Robbins sebagai Tony Robbins


The House Bunny (2008) – Movie Review

Shelley Darlingson, seorang model majalah Playboy mendadak menjadi ibu asrama di sebuah universitas. Bukan sebuah asrama biasa, namun asrama yang hampir ditutup karena jumlah mahasiswinya tidak memenuhi jumlah quota yang diwajibkan.

house bunny

Belum lagi para mahasiswi di asrama tersebut dikenal aneh, ada yang tidak pernah bicara, ada yang mengenakan penyangga punggung, ada yang berpenampilan seperti preman dengan piercing diman mana dan juga yang kutu buku yang penampilannya sama sekali tidak dipedulikan.

Bagaimana nasib asrama tersebut, mampukah membuat asramanya menjadi populer?
Belum lagi seorang pria yang menjadi relawan di sebuah panti jompo, Oliver, yang tampak tak berpengaruh dengan trik biasanya untuk menggaet pria. Mampukah mendapatkan pria tersebut?

Film remaja yang ringan dan menghibur ini bisa dijadikan variasi disela-sela tontonan serius yang ada. Tidak menuntut penontonnya untuk berpikir keras, cukup dengan menyaksikan dan mengikuti alur cerita yang disuguhkan dan sesekali tertawa karena adegan-adegan konyol yang mengocok perut. Ringan namun tetap memberikan pesan moral, bahwa menjadi diri sendiri itu wajib, namun bukan berarti menutup kemungkinan untuk memperbaiki diri, perubahan itu perlu, namun jangan sampai merubah inti diri kita juga.

Genre: Comedy, Romance
Director:Fred Wolf
Cast:
Anna Faris sebagai Shelley Darlingson
Emma Stone Sebagai Natalie
Kat Dennings sebagai Mona
Katharine Mc Phee sebagai Harmony
Rummer Willis sebagai Joanne
Kiely Williams sebagai Lily
Dana Goodman sebagai Carrie Mae
Colin Hanks sebagai Oliver
Hugh M. Hefner sebagai Hugh Hefner

 


Mirror Mirror (2012) – Movie Review

 Snow White baru saja kehilangan sang ibu, tak lama ayahnya yang seorang raja, tiba dari berpergian jauh dengan membawa seorang isteri baru, ratu baru untuk kerajaannya. Namun, sang ayah menghilang ditengah hutan tak diketemukan keberadaannya. Sang Ratu pun menjadi pemimpin tunggal kerajaan, dan kini berupaya menyingkirkan Snow White, agar mendapatkan perhatian seorang Pangeran tampan yang sedang mengunjungi kerjaannya.

mirror mirror

Untungnya Snow White tidak dibunuh, namun dirinya bersembunyi di sebuah pondok milik 7 orang kurcaci yang ternyata berprofesi sebagai perompak. Snow White pun turut belajar menjadi perompak dengan catatan uang hasil rampokannya dikembalikan kepada warga yang selalu diperas Ratu melalui pajak.Suatu ketika tersiar kabar bahwa Pangeran tersebut akan menikah dengan Ratu. Snow White pun terkejut mendengarnya dan bertekad membatalkan pernikahan tersebut. Bagaimanakah nasib Snow White, mampukah dirinya merebut kembali sang Pangeran?

Film yang tayang berbarengan dengan film dengan Snow White and the Huntsman ini menyajikan cerita yang berbeda dengan saingannya maupun dongeng asalnya. Film Mirror Mirror ini lebih menonjolkan sisi komedi, dan karakter Snow White yang cerdas, kuat dan berjiwa pemimpin. Kejutan-kejutan kecil perlahan muncul dipertengahan film hingga akhir. Kekonyolan para kurcaci dan juga si Pangeran yang entah kenapa terkesan bodoh ini, menjadi hiburan utama film ini. Julia Roberts pun hadir sebagai Ratu narsis yang jahat, tetapi dengan kesan konyol. Sebuah kesegaran tersendiri untuk sebuah film yang diangkat dari dongeng ternama.

Genre: Romance, Comedy, Action, Adventure
Director: Tarsem Singh
Cast:
Julia Roberts sebagai Ratu
Lily Collins sebagai Snow White
Armie Hammer sebagai Prince Alcott
Nathan Lane sebagai Brighton
Jordan Prentice sebagai Napoleon
Mark Povinelli sebagai Half Pint
Joe Gnoffo sebagai Grub
Danny Woodburn sebagai Grimm
Sebastian Saraceno sebagai Wolf
Martin Klebba sebagai Butcher
Ronald Lee Clark sebagai Chuckles

 


The Bounty Hunter (2010) – Movie Review

Suatu kasus bunuh diri baru-baru ini menggemparkan publik, bagaimana tidak, korban tersebut adalah seorang NYPD. Namun sepertinya ada yang janggal dengan kejadian tersebut, Nicole Hurley, seorang wartawan cantik bertekad menyelidikinya.

bounty hunter

Namun sayangnya disaat bersamaaan dengan waktunya untuk menyelidiki lebih lanjut misteri dibalik kasus tersebut, Milo Boyd, mantan suami Nicole yang kini berporfesi menjadi seorang bounty hunter, harus mengejar dan menangkap Nicole. Nicole dicari-cari bounty hunter karena dirinya telah menghindari persidangan.

Kejar kejaran pun terjadi antara mantan pasangan suami isteri tersebut, namun disamping mereka ada juga pihak tak dikenal yang turut mengejar Nicole, serta komplotan bandar judi yang mengejar-ngejar Milo.
Bagaimanakah nasib mereka berdua serta penyelidikan yang sedang dilakukan?

Film aksi yang ringan ini memiliki sisi romantis yang lebih menonjol, kekocakan reaksi dan tingkah laku mantan suami-isteri, Milo dan Nicole, pertengkaran yang menggemaskan semuanya suskses mengocok perut penonton.

Genre: Action, Comedy, Romance
Director: Andy Tennant
Cast:
Gerard Butler sebagai Milo Boyd
Jennifer Aniston sebagai Nicole Hurley
Joel Garland sebagai Dwight
Christine Baranski sebagai Kitty Hurley
Jason Kolotouros sebagai Gelman
Dorian Missick sebagai Bobby

 

 


The Girl with Dragon Tattoo (2011) – Movie Review

Mikael Blomkvist seorang jurnalis kini terjebak dalam masalah akibat artikel yang ditulisnya memicu fenomena publik dan membuat karirnya sedikit terpuruk.

girl with dragon tattoo

Demi melengkapi dan membuktikan artikel investigasinya tersebut, Mikael melibatkan diri dengan seroang Jutawan, Henrik Vanger, untuk membuatkan biografi dirinya. Untuk itu kini Mikael harus mencari tahu silsilah keluarga dan kehidupan Henrik, berikut misteri hilangnya keponakan kesayangannya Heriet 40 tahun silam, dengan diiming-imingi informasi mengenai kasus Wennerstrom yang kini menjadi pembicaraan di media.

Dibalik terpilihnya Mikael untuk membuatkan biografi Henrit, adalah sosok Lisbeth Salander, seorang freelancer infroman khusus bertato, yang diminta untuk menyelidiki latar belakang Mikael dan kehidupan pribadinya apakah Mikael orang yang dapat dipercaya atau tidak untuk pekerjaan menulis biografi ini.

Keterlibatan lebih jauh Mikael dalam penyelidikan hilangnya Heriet Vanger kini berujung pada ssesuatu yang membahayakannya. Bagaimanakah nasib Mikael, dan dengan bantuan Lisbeth, apakah semuanya akan berjalan lancar?

Film yang diangkat dari novel trilogi karya Steig Larsson ini penuh dengan misteri yang rumit, cerita masa lalu bercampur dengan masa kini, membuat penonton harus menyimak baik-baik nama para tokoh berikut kejadian-kejadiannya untuk turut serta menerka jawaban dibalik misteri ini. Dengan banyaknya adegan kekerasan dan seksual di sini, film ini tergolong film dewasa. Film ini dibuat sedikit berbeda dan tentu saja dibuat singkat dibanding bukunya, ketiga buku tersebut adalah The Girl with Dragon Tattoo, The Girl Who Played wit Fire, dan The Girl Who Kicked the Hornet’s Nest.
Genre: Misteri, thriller
Director: David Fincher
Cast:
Daniel Craig sebagai Mikael Blomkvist
Rooney Mara sebagai Lisbeth Salander
Christoper Plummer sebagai Henrik Banger
Stellan Skarsgard sebagai Martin vanger
Steven Berkoff sebagai Dirch Frode
Joely Richardson sebagai Anita Vanger
Geraldine James sebagai Cecilia Vanger
Donald Sumpter sebagai Detective Morell

 

 


Cast Away (2000) – Movie Review

Chuck Noland, seorang Manajer Operasional Fed Ex, perusahaan pengantar paket besar dari Amerika, yang bertugas memastikan semua paket terkirim dan tiba tepat waktu di berbagai belahan dunia, terutama pada musim sibuk menjelang hari Natal.

cast away

Chuck Noland terkenal dengan sikapnya yang tegas dan terencana serta tepat waktu. Bahkan ketika bersama sang pacar, Kelly, segala waktunya harus sesuai dengan rencana dan tepat waktu.

Suatu ketika saat bertugas, pesawat Fed Ex yang ditumpanginya mengalami kecelakaan dan terjatuh di suatu tempat di Samudera Pasific. Chuck terdampar seorang diri di sebuah pulau tak berpenghuni bersama perahu karet dan beberapa paket Fed Ex yang terseret arus. Tanpa perlengkapan dan persiapan apapun Chuck berupaya bertahan hidup menanti pertolongan yang tak kunjung datang.
Bagaimanakah nasib Chuck, berapa lama dirinya harus bertahan dan akankah pertolongan tersebut datang?

Film fenomenal yang memancing pujian kepada sang pemeran Chuck, Tom Hanks, ini merupakan salah satu film epik yang pernah dibuat. Bagaiman ekspresi dan monolog yang dilakukan Tom Hanks terasa nyata dan tak membosankan untuk ditonton serta kisah yang menginspirasi. Berbeda dengan Life of Pi yang menonjolkan segi special effect dan cerita, film dengan effect seadanya ini tetap direkomendasikan untuk ditonton karena lebih terasa dekat dengan kehidupan keseharian kita saat ini. Tak heran film ini mendapat 2 nominasi Oscar dan memenangkan berbagai penghargaan seperti Golden Globe, Golden Screen, Teen Choice Awards dan masih banyak lagi.
Genre: Drama, Adventure
Director: Robert Zemeckis
Cast:
Tom Hanks sebagai Chuck Noland
Helen Hunt sebagai Kelly Frears
Nick Searchy sebagai Stan
Lari White sebagai Bettina Peterson
David Allen Brooks sebagai Dick Peterson