Finding Mr. Destiny (2010) – Movie Review

Ji Woo seorang stage director pertunjukan teater yang cuek dan tomboi baru saja menolak lamaran kekasihnya yang seroang pilot angkatan udara. Menduga putri pertamanya masih mengingat cinta pertamanya, sang ayah pun memaksa putrinya ke sebuah biro jasa pencari cinta pertama, agar Ji Woo terlepas dari bayang-bayang pria yang dijumpainya saat berjalan-jalan ke India 10 tahun yang lalu.
Di sinilah petualang Ji Woo dan Gi Joon, si pemilik biro jasa yang lugu dan taat peraturan di mulai. Akankah Ji Woo menemukan cinta pertamanya?fbd15ef194990e6a1fd877d805f58028_VufXzYbql9Olyngl797Bv3NXRxG45Cto.jpg

Film ringan yang cocok dinikmati di akhir pekan yang santai, dengan menonjolkan dua karakter yang bertolak belakang, film ini sukses membuat penonton tergelak di beberapa scene. Sekilas pemandangan di Blue City, India pun juga menjadi nilai tambah dari film ini. Bagi pecinta kutipan film, ada cukup banyak kutipan tentang cinta pertama dan takdir yang bisa merenung dan tersentil di film ini.

You must grab onto faith to realize destiny

Genre: Comedy, Romantic, Korea
Director: Chang You Jeong
Cast:
Lim Soo Jung sebagai Seo Ji Woo
Gong Yoo sebagai Han Gi Joon
Lee Chung Ah sebagai Adik Gi Joon
Cheon Ho Jin sebagai ayah Ji Woo

Advertisements

Paris Holiday (2015) – Movie Review

Junjie memutuskan untuk mengelola sebuah bisnis kecil milik temannya sambil berlibur di Paris, segala sesuatunya telah dipersiapkan dengan baik, kecuali tempat tinggalnya. download.jpg

Tanpa diduga, Ia harus berbagi tempat tinggal dengan penghuni lamanya. Malangnya, Ia harus mengaku sebagai pria gay terhadap wanita eksentrik yang tengah patah hati tersebut agar dapat tinggal di sana. Lantas saja, baru beberapa hari tinggal di tempat tersebut, Junjie sudah tidak betah karena keanehan wanita yang selalu lupa siapa dirinya. Bagaimana liburan Junjie? Akankah Ia bertahan tinggal lama di Paris?

Film Hong Kong yang mayoritas bersetting di Paris ini sudah pasti akan membuat penonton tak sabar ingin berjalan-jalan ke sana. Film ini bisa dijadikan hiburan ringan dengan keindahan pemandangan dan adegan-adegan yang membuat tersenyum geli.

Genre: Comedy, Romantic
Director: James Yuen
Cast:
Louis Koo sebagai Lin Junjie
Amber Kuo sebagai Ding Xiaomin
Alex Fong sebagai Michael Lau


My Sassy Hubby (2012) – Movie Review

Genre: Film, Comedy, Romantic, drama
Director: James Yuen-Sai Sang
Cast:
Ekin Cheng sebagai Thirteen Cheung
Charlene Choi sebagai Yoyo Ma
Jones Xu sebagai Potato
Zhang Xin Yin sebagai Maggie

sassy hubby

Menceritakan seorang dosen psikologi di sebuah universitas Hong Kong, Thirteen Cheung, bersama istrinya yang telah menikah selama 10 tahun. Sang istri, Yoyo Ma, memiliki perbedaan usia 12 tahun lebih muda, sedang memulai bisnisnya dibidang fashion.

Thirteen Cheung yang kini berusia 39 tahun mengalami krisis paruhbayanya, merasa jenuh dengan sikap kekanak-kanakan Yoyo, merasa bahwa yang dilakukan Yoyo selalu salah. Belum lagi situasi yang mendukung datang, sebuah surat dari lembaga pernikahan bahwa pernikahan mereka sepuluh tahun lalu (2002) tidak terdaftar, sehingga mereka dapat berpisah tanpa harus repot mengurus surat cerai.

Belum lagi muncul seorang mahasiswi baru yang tampak dewasa dan kebetulan sering memasak di sebuah kafe tempat biasa Thirteen sarapan.Yoyo pun kedatangan tamu tak terduga, teman masa kecilnya yang dijuluki Potato, yang dulu berjanji akan menikah dengannya kelak. Bagaimanakah nasib pernikahan mereka?

Film My Sassy Hubby ini merupakan sekuel dari film sepuluh tahun lalu, My Wife is 18. Jika selama ini kebanyakan orang berpikir film Hong Kong akan berkisar di film-film laga dan kung fu, kali ini berhasil menghadirkan film drama komedi romantik yang ringan namun masuk diakal karena dekat dengan kehidupan sehari-hari penonton. Krisis paruh baya, kejenuhan pasangan suami-istri, kehadiran orang baru yang tampak lebih menarik.

Pada bagian akhir film ini dihadirkan suatu hiburan yang tak terduga, adegan dari tahun ketahun ulang tahun dari Thirteen Cheung, kekonyolan kedua pasangan ini dan ide-ide kreatif Yoyo. Penasaran, silagkan diintip di video di bawah ini:


We Found Love, The One That Got Away, Starship, Call Me Maybe – Trash Tele (2012) – Video Review

We Found Love, lagu dari Rihanna dan Calvin Harris yang menjadi salah satu lagu terlaris di tahun lalu, video klipnya dibuat versi lain oleh sekelompok anak muda kreatif Bangkok bernama Trash Tele. Video versi Bangkok ini sangat memperhatikan tiap detailnya dan jika dibandingkan dengan timing aslinya, benar-benar nyaris serupa.

Tidak hanya video klip Rihanna, namun juga terdapat video klip Katy Perry, The One That Got Away, yang dibuat nyaris serupa namun mungkin karena keterbatasan lokasi dan dana pada bagian akhirnya agak dibuat sedikit berbeda.

Video Starship dari Nicki Minaj juga tak terlewatkan oleh Trash Tele ini, bersetting di pantai dan bikini yang sama persis dengan yang dipakai Nicki Minaj di video aslinya dan tentu saja ditambahkan bumbu-bumbu komedi khas mereka.

Lalu  tidak ketinggalan salah satu lagu dan video yang paling banyak diputar dan diremake, Call Me May Be dari Carly Rae Jepsen juga  dibuat versi Bangkoknya oleh mereka. Pada video kali ini ditambahkan  beberapa dialog dan adegan konyol mengocok perut.

Penasaran? Yuk intip dan bandingkan dengan video klip aslinya, benar-benar seperti karya profesional, dari wardrobe sampai set video yang dibuat semirip mungkin, sungguh patut diacungi jempol.

We Found Love:

The One That Got Away

Starship:

Call Me May Be:


Married to The Mob (1988) – Movie Review

Genre: Komedi, ROmantis
Director: Jonathan Demme

married to the mobCast:
Michelle Pfeiffer sebagai Angela de Marco
Matthew Modine sebagai Mike Downey
Dean Stockwell sebagai Tony Russo
Mercedes Ruehl sebagai Connie Russo
Alec Baldwin sebagai Cucumber de Marco
Frank Ferrea sebagai Vinnie the Slug

Angela De Marco, hidup nyaman dan tenangnya dengan suami dan putranya berubah seketika saat mendengar kabar suaminya terbunuh. Sang suami, Cucumber De Marco adalah salah seorang kepercayaan ketua mafia paling ditakuti di daerahnya, Tony Russo. Anehnya segera setelah pemakaman suaminya dilaksanakan, Tony Russo justru merayu Angela, dan hal ini terlihat oleh istri Russo, Connie. Angela pun ditegur bahkan diteror oleh Connie, hal tersebut memperbulat tekadnya untuk keluar dari lingkungan mafia tersebut ke daerah yang bisa dikatakan cukup buruk, demi terhindar dari Connie dan Tony Russo.

Dilain pihak, FBI yang sedang menyelediki komplotan mafia yang makin marak menyebar teror di lingkungan tersebut, mencurigai Angela terkait erat dengan Tony Russo. FBI pun mengutus Mike Downey untuk menyelidiki lebih dekat Angela, dengan tinggal di apartmen yang sama dengan Angela. Namun seiring dengan seringnya pertemuan mereka, mereka pun saling tertarik satu sama lain. Bagaimanakah dengan misi FBI Mike dan Tony Russo yang tak kenal lelah mengejar Angela?

Film era delapan puluhan ini sangatlah menghibur dan ringan, dengan cerita yang sederhana namun berhasil menampilkan plot yang menarik, sisi komedi yang pas dan bagi pemerhati budaya ataupun fashion pastinya akan puas memperhatikan kehidupan dan gaya di era delapan puluhan tersebut.


The Addams Family (1991) – Movie Review

Genre: Fantasy, Comedy
Director: Barry Sonnenfeld
Cast:
Raul Julia sebagai Gomez Addams
Anjelica Huston sebagai Morticia Addams
Christopher Lloyd sebagai Paman Fester/ GOrdon Craven
Judith Malina sebagai Granny
Carel Struycken sebagai Lurch
Christina Ricci sebagai Wednesday Addams
Jimmy Workman sebagai Pugsley Addams
Christopher Hart sebagai Thing

Film mengenai kehidupan keluarga kaya raya yang unik bahkan cenderung eksentrik, dengan rumah suram nun horor ini diadaptasikan dari film animasi berseri dengan judul yang sama.

Keluarga yang terdiri atas sang kepala keluarga Gomez Addams, sang istri Morticia Addams, dua anaknya Pugsley dan Wednesday Addams, Granny, Lurch si kepala pelayan dan Thing hidup damai dan tentram dengan keanehan mereka yang cenderung sadis. Namun ketentraman mereka tidak berlangsung lama, karena kehadiran sekelompok penipu yang ingin mengambil harta mereka.

Komplotan penipu ini merencanakan penipuan dengan menghadirkan sosok paman Fester yang sebenarnya sudah tidak ada, dengan meminta Gordon untuk menyamar. Penyamarannya tampak meyakinkan, dan Fester diterima dengan ‘hangat’ dikeluarga Addams. Apakah komplotan penipu itu berhasil mengambil harta keluarga Addams? yuk intip dulu trailernya disini 😉


Warm Bodies (2013) – Trailer Review

Genre: Fantasi, fiksi, Romantis
Director: Jonathan Levine
Satu lagi ini film fiksi fantasi yang sepertinya menarik buat ditonton, seolah bersiap menggantikan kepopuleran Twilight Saga dengan vampirnya, film yang bertajuk Warm Bodies ini menghadirkan sosok fantasi lainnya, yakni Zombie.

Dari trailernya dapat dilihat sesosok zombie  pria muda tampak bersih untuk ukuran zombie yang sedang melakukan aktivitas sehari-hari zombienya, hingga suatu ketika Ia melihat sesosok wanita, yang merupakan seorang manusia.
Jantungnya yang tadinya membeku, menjadi mendadak berdetak perlahan dan semakin kencang saat melihat wanita tersebut.
Bagaimanakah hubungan antara zombie dan manusia ini akan terjalin?

Trailer ini secara garis besar mengingatkan kita pada hubungan vampir – manusia dari Twilight, mungkin dengan sedikit bumbu komedi yang lebih banyak, akan membawa nuansa baru bagi pecinta film fantasi romatis. Penasaran? Yuk intip trailernya disini, sambil menunggu filmnya dirilis bulan Februari tahun 2013 nanti 😉