Mockingjay (2010) – Book Review

Katniss Everdeen terbangun di distrik 13 setelah kekacauan yang terjadi di perhelatan Hunger Games yang ke 75, tau yang sering disebut sebagai Quarter Quell ketiga.

image

Kini terungkap bahwa sebagian besar dari sekutunya di arena Hunger Games lalu itu telah diam-diam sepakat untuk melakukan sabotase dan pembelotan untuk segera lolos ke distrik 13 yang selama ini  masih belum di ketahui jelas keadaannya.
 
Distrik 13 terdiri atas masyarakat dari berbagai distrik yang bersatu  untuk mengahancurkan pemerintahan Capitol.  Kini mereka membutuhkan kerjasama Katniss untuk membantu pergerakan tersebut.

Sisi baiknya ibu Katniss dan juga adiknya, Prim, serta teman terdekatnya, Gale, saat ini sudah berkumpul bersamanya di sana. Namun kabar buruknya, Haymitch, mentornya di kala Hunger games, gagal menyelamatkan Peeta, yang kini tidak diketahui bagaimana keadaanya di tangan Capitol. Akankah Katniss setuju dengan permintaan distrik 13 untuk menjadikannya ikon pemberontakan dan turun tangan dalam perlawanan terhadap Capitol, bagaimana keadaan Peeta dan bagaimana hubungan Katniss dengan Gale dan Peeta?

Buku terakhir dari trilogi the Hunger Games ini menghadirkan alur cerita maju yang menegangkan, dengan banyak klimaks di beberapa puluh halaman terkahir, hingga akhirnya menyuguhkan suati ending yang membuat pembacanya menahan napas.

Genre: adventure, fantasy, fiksi, action
Penulis: Suzanne Collins
Trilogi: The Hunger Games (1), Catching Fire (2), Mockingjay (3)

Advertisements


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s