Blind Willow Sleeping Woman (2006) – Book Review

Genre: Fiksi, Literatur, Jepang
Penulis: Haruki Murakami

Buku yang berisikan dua puluh enam cerita pendek yang ditulis sejak tahun 1995 hingga 2005, dengan berbagai tema dan jenis cerita. Dimulai dari cerpen yang berjudul sama dengan buku ini, Blind Willow Sleeping Woman, sebuah cerpen yang menceritakan ‘Aku‘ yang sedang mengantarkan sepupunya untuk melakukan check up di sebuah Rumah Sakit di dekat sekolahnya beberapa tahun lalu.
blind willow sleeping woman
Saat tiba di Rumah Sakit tersebut ‘Aku’ teringat tentang pengalamannya semasa sekolah bersama seorang temannya, datang ke Rumah Sakit yang sama, mengunjungi kekasih temannya tersebut. Selama kunjungannya, sang pacar temannya menggambarkan mimpinya pada sebuah tisu, seraya menceritakan mimpinya tersebut, mengenai seorang wanita yang tertidur dan pohon willow.

Kabarnya cerita ini terinspirasi dari mimpi yang dialami istri Murakami-san. Menceritakan dua kisah dalam satu cerita, saling berhubungan tetapi berbeda makna, sepertinya merupakan ciri khas dari Haruki Murakami.

Kemudian, cerpen ini diikuti sebuah cerpen epik yang sering dibahas para penggemar Murakami, Birthday Girl. Mengisahkan seorang wanita yang sedang menceritakan masa lalunya, sebagai gadis yang berulang tahun ke dua puluh dan mendapat kesempatan untuk membuat satu harapannya terkabul.

Cerpen ini tidak mengambil sudut pandang si wanita, tapi sudut pandang ‘Aku’ seorang pria yang mendengar cerita dari wanita tersebut. Apa yang sering dibahas dari cerpen ini adalah apakah gerangan yang diharapkan dari si gadis yang berulang tahun itu? Suatu misteri yang cocok menjadi bahan diskusi dan melekat kuat dibenak pembaca dibanding cerpen-cerpen lainnya.

Kemudian ada juga cerpen yang berjudul Poor Aunt, ini merupakan cerpen terpanjang di buku ini. Mengisahkan ‘Aku’ yang ingin sekali menulis sebuah cerita tentang ‘bibi yang malang’, sosok wanita yang hampir selalu ada di setiap keluarga, walaupun ‘Aku’ sendiri tidak memilikinya. Hal tersebutlah yang membuat ‘Aku’ berpikir keras mengenai apa yang akan Ia tulis, lalu kejadian tak terduga mulai menghmpirinya berkaitan dengan ‘bibi yang malang’.
Entah unsur mistis atau keajaiban alam yang hadir dalam cerita ini, yang pasti suatu hal yang tidak biasa, yang orang-orang pada umumnya tidak memikirkannya terjadi. Tokoh ‘Aku’ pada cerpen ini sering berkutat dengn pemikirannya sendiri, entah kenapa menarik, tidak membosankan, suatu karakter yang unik, khas Murakami.

Selain itu terdapat juga cerita pendek yang sangat pendek berjudul The Year of Spaghetti, mengisahkan seorang pria yang menghabiskan waktunya untuk membuat spaghetti selama satu tahun di tahun 1971, dan bagaimana spaghetti ini dia jadikan alasan untuk mengalihkan suatu pembicaraan yang Ia benar-benar tak ingin terlibat.

Cerpen lainnya yang menarik untuk dibaca yaitu The Ice Man, mengisahkan seorang wanita pendiam yang menikahi seorang Ice Man, wujudnya manusia namun Ia tidak makan, badannya dingin dan tidak memiliki masa lalu. Dari sudut pandang orang lain, Ice Man tampak pendiam, tidak pernah bersosialisasi, tepat seperti ungkapan ice man, pria yang dingin.

Satu lagi short story dalam buku ini yang memberi kesan lebih, adalah The Kidney-Shaped Stone That Moves Everyday. Judul yang panjang ya?
Mengisahkan seorang penulis cerita pendek bernama Junpei. Ia meyakini suatu teori yang disebutkan ayahnya bahwa dalam kehidupan ini, seorang pria akan bertemu dengan tiga orang wanita yang benar-benar  berkesan dan penting untuknya, tidak kurang, tidak lebih. Mengingat pesan tersebut, Junpei sering menebak-nebak, mungkinkah wanita ini? Dalam cerpen ini pembaca diajak untuk melayang ke dalam pemikiran Junpei kedalam ingatannya.

Semua cerita pendek dalam buku ini memiliki kesan yang berbeda-beda, sangat unik dan epik. Beberapa cerita sering dijadikan bahan diskusi, entah karena ada makna tersembunyi dalam cerita tersebut, ataupun akhir yang sedikit nyeleneh, khas Murakami. Selain Blind Willow, Sleeping Woman ini, terdapat juga kumpulan cerpen karya Haruki Murakami yang berjudul, The Elephant Vanishes.

Advertisements

5 Comments on “Blind Willow Sleeping Woman (2006) – Book Review”

  1. […] story karya Haruki Murakami, salah satu dari kumpulan cerpen dalam buku Blind Willow Sleeping Woman, yang menceritakan mengenai seorang wanita yang mengenang kejadian tak lazim yang Ia alami saat […]

  2. […] Murakami, mengenai pria dan kehidupan cintanya. Merupakan bagian dari kumpulan cerpen yang berjudul Blind Willow, Sleeping Woman.  Cerpen ini seperti membuat pembaca mengintip kehidupan dibalik seorang […]

  3. […] ditampilkan di beberapa majalah maupun surat kabar, serta dikumpulkan dalam satu buku yang berjudul Blind Willow Sleeping Woman salah satu cerita pendek yang popular berjudul The Ice Man, mengisahakan kehidupan seorang wanita […]

  4. […] dalam bahasa Inggris, bisa berlatih dulu membaca kumpulan cerpen dari Haruki Murakami, seperti Blind Willow, Sleeping Woman; Birthday Girl, The Ice Man, atau yang paling populer On Seeing the 100% Perfect Girl One Beautiful […]

  5. […] yang sebelumnya sudah membaca buku yang berisikan kumpulan cerpen karya Murakami-san yang berjudul Blind Willow, Sleeping Woman, pastinya merasa sudah pernah membaca novel ini. Hal tersebut karena Norwegian Wood ini merupakan […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s