Shinsengumi – Short Drama Review

Dalam review kali ini  akan diebahas mengenai Shinsengumi, menyambung dari Tweet Review tanggal 8 Juli kemarin.
Shinsengumi merupakan pasukan kepolisian khusus Bakufu yang bertugas melindungi Kyoto, yang makin disegani setelah insiden Ikedaya terjadi. Shinsengumi terdiri atas ronin (samurai tak bertuan), petani  yang diseleksi secara ketat dan berdiri dibawah naungan Kyoto Shugoshoku (Pelindung Kyoto) dengan nama-nama yang sering didengar antara lain: Kondou Isami, Yamanami Keisuke, Hijitaka Toshizo, Ito Kashitaro, Okita Soji, dan Nakamura Senpachi.
Nah, dimasa kini Shinsengumi banyak dijadikan sebagai tema beberapa film dari drama, manga sampai anime,dan berikut ini beberapa review singkat kaitan film-film, manga dan anime tersebut dengan Shinsengumi:

image

Di tahun 1961, cerita mengenai Shinsengumi dijadikan sebuah drama tv satuan dengan judul “Shinsengumi Shimatsuki” (Shinsengumi Chronicles). Menceritakan tentang terbentuknya Shinsengumi, mulai dari perekrutan Kondou Ishami dan Hijitaka Toshizo serta Susumu Yamazaki oleh Seizawa. Film ini lebih memfokuskan pada Yamazaki, proses dan konflik saat Kondo Ishami dikabarkan akan ditunjuk sebagai kapten Shinsengumi dan idealisme samurai Yamazaki yang teruji.
Ditahun 1994 Mangaka Nobuhiro Watsuki, yang merupakan penggemar berat  Shinsengumi, membuat para tokoh rekaannya dalam manga Rurouni Kenshin yang terinspirasi dari beberapa tokoh terkenal Shinsengumi, seperti Sagara Sanosuke (terinspirasi oleh Harada Sanousuke), Shinomori Aoshi (terinspirasi dari Hijikata Toshizo), Sota Soujiro (terinspirasi dari Okita Souji) dan Saitou Hajime yang mencontoh  karakter Saitou Hajime yang asli.
Lalu ada manga Kaze Hikaru karya Taeko Watanabe di tahun 1997 yang mengisahkan seorang gadis yang bergabung dengan Shinsengumi dengan cara menyamar menjadi laki-laki untuk membalas kematian ayah dan kakaknya, namun setelah bergabung Ia pun jatuh cinta pada sosok Okita Souji.

manga
Kemudian pada tahun 1998, Shinsengumi kembali dijadikan sebuah drama tv dengan judul “Shinsengumi Keppuroku“, drama yang berjumlah 11 episode ini dibuat berdasarkan novel karya Ryotaro Shiba yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1967. Drama ini berkisah tentang masa masuknya era baru di Jepang setelah terisolasi dari dunia luar selama 300 tahun. Ditengah perubahan budaya yang begitu cepat dan kebingungan mengenai hal tersebut dibentuklah suatu kelompok untuk mempertahankan sistem keShogunan Jepang. Secara kesluruhan film ini menceritakan kehidupan orang-orang di Shinsengumi seperti Kondo Ishami, Okita Souji dan Hijitaka Toshizo.

Pada tahun 1999 sebuah film berjudul Taboo (Gohatto) mengisahkan tentang kehidupan di pelatihan Shinsengumi lengkap dengan tokoh-tokoh kenamaannya ( Kondo Ishami, Hijitaka Toshizo, Okita Soji) dengan tokoh utama Kano Sozaburo (Ryuhei Matsuda), samurai muda tangguh yang baru saja bergabung dengan Shinsengumi.Sosoknya yang tampan cenderung cantik ternyata membuat orang-orang disekitarnya (mayoritas laki-laki) sedikit banyak tertarik dengannya. Film ini memang cenderung membahas isu-isu homoseksual di era pertengahan abad 19 dan pencarian jati diri. Film ini mendapat penghargaan untuk Best Director (Nagisa Oshima), Best Film, Best New Actor (Ryuhei Matsuda) dan Best Supporting Actor( Shinji Takeda) di 2000 Blue Ribbon Awards.

Kemudian di tahun 2001 anime dan manga Peacemaker Kurogane fiksi sejarah karya Nanae Chrono yang mengambil setting pada akhir era Tokugawa yang mengisahkan seorang pemuda, Ichimura Tetsunosuke, yang mencoba untuk bergabung dengan Shinsengumi.
Di tahun 2003 sebuah drama Jepang berjudul When Last Sword Is Drawn, menceritakan akhir dari Shinsengumi. Drama samurai ini berfokus pada Saito Hajime . Sosok Saito hajime (yang diperankan oleh Koichi Sato) diceritakan sebagai seorang pembunuh berdarah dingin yang kemudian bertemu dengan Yoshimura Kanichiro (diperankan oleh Kiichi Nakai) seorang pria yang tampak mata duitan dan memiliki penghasilan yang kurang dari klan sebelumnya hingga akhirnya Ia bergabung dengan kelompok Shinsengumi. Film ini meraih penghargaan Best film award dalam 2004 Japanese Academy Award dan juga best actor (Kiichi Nakai) dan Best Supporting Actor (Koichi Sato).
Pada tahun yang sama, manga Getsu Mei Sei Ki (Selamat Tinggal Shinsengumi) dibuat oleh  Kenji Morita yang mengisahkan kehidupan dari Hijikata Toushizou.

Pada tahun 2004, NHK sebuah stasiun televisi nasional Jepang membuat drama tv panjang dengan mengisahkan Shinsengumi yang tayang  selama kurang lebih 1 tahun (Januari 2004- Desember 2004) dengan judul: Shinsengumi!
Pemeran untuk karakter-karakter utama Shinsengumi disini cukup terkenal seperti Shingo Katori ( Kondo Ishami), Koji Yamamoto (Hijitaka Toshizo) dan Joe Odagiri (Saito Hajime). Ditahun yang sama, Shinsengumi juga dijadikan video game oleh developer game Genki dan di publish oleh Konami,  dengan judul Fu-un Shinsengumi

Lalu yang terbaru ditahun 2010 terdapat Anime  Hakuoki ,  yang menceritakan seorang gadis  yang bergabung dengan Shinsengumi karena mencari ayahnya yang bekrja sebagai dokter di Shinsengumi. Anime ini menghadirkan elemen supernatural dan musuh fiksi digabungkan dengan sejarah sesungguhnya.

   Taboo

Advertisements


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s