NBL Indonesia All Star 2012 feat USA Pro Ball Alumni di Kota Bandung – Review

Flexi National Basketball League (NBL) Indonesia All Star 2012 feat USA Pro Ball Alumni (PBA) telah meramaikan kota Bandung pada Rabu malam kemarin (27/6).
Acara basket tahunan yang telah terselenggara sejak 2010 ini disambut meriah oleh para penonton,hal ini terbukti dengan penuhnya bangku penonton di GOR C-TRA Arena Bandung serta riuhnya teriakan para penonton dimulai sejak dibuka acara oleh MC Odie Project Pop hingga acara selesai.

Image

Sebagai pembuka Odie membagi-bagikan merchandise dari sponsor lalu dilanjutkan dengan Surprise event yaitu Three Point Shoot Out oleh para pemain NBL dan dimenangkan oleh Andi Batam. Acara dilanjutkan dengan cuplikan NBL quiz dicube screen, yang menampilkan pertanyaan yang harus dijawaban oleh pemain NBL, gelak tawa penonton pun menyeruak akibat reaksi dan ekspresi yang ditampilkan oleh para pemain saat menjawab pertanyaan tersebut.

Pertandingan pertama pun dimulai, Indonesian Legends Game yang menghadirkan sejumlah pemain basket di era Kobatama dan IBL, seperti Rinaldo, Romy Tanaka, dan Riko Hantono. Riko Hantono yang tampak paling pada permainan tersebut mengatakan senang dapat bermain kembali dan bersedia untuk tampil lagi di tahun depan jika terdapat acara serupa. Pertandingan berakhir dengan skor 64 untuk tim Merah dan 46 untuk tim Biru.

Supporting event berikutnya adalah Shooting Star yang terdiri atas 4 tim yaitu tim DKI, Tim East Java, Tim West Java, dan Tim Central Java. Game ini dimenangkan oleh Tim DKI yang diperkuat oleh Oki Wira dan Riko Hananto.

Lalu penghargaan Most Popular Player yang dipilih berdasarkan vote terbanyak didapatkan Fandi Ramadhani yang memperoleh lebih dari seratus ribu vote. Segera setelah penyerahan trofi MPP, para pecinta basket dihibur kembali dengan cuplikan NBL Quiz berupa tebak lagu, dimulai dari Maroon 5 hingga lagu Trio Macan, yang harus dijawab oleh Andi Batam, M.Thoyib dan Fandi Ramadhan yang kembali membuat suasana C-Tra Arena semakin ceria dan meriah.

Akhirnya yang ditunggu tunggu pun tiba, BLUE team muncul satu persatu secara dramatis, disusul oleh Red Team. Starter Five dari tim Biru antara lain: Ricky Pierce, Vin Baker, Kelly Purwanto, M.Thoyib, dan Andi Batam. Sedangkan Starter Five dari tim Merah adalah Duaine Causwell, Jason Williams, Galank, Yanuar dan Dimaz Muharri.

Permainan di quarter pertama berlangsung sengit, sempat terjadi battle one on one antara Kelly dan J. Williams, dan quater pertama pun diakhiri dengan dunk dari Vamiga Michel sehingga skor imbang 15 sama untuk kedua tim.

Quarter kedua diisi dengan operan-operan cepat dari tim Merah yang dipimpin oleh J. Williams. Dimaz Muharri tampak dapat mengimbangi operan tersebut dengan tepat. Skor akhir pun menjadi Red (33) VS (29) Blue.

sebelum memasuki quarter ketiga, penonton kembali dihibur dengan cuplikan NBL Investivigasi yang kali ini bertemakan ‘galau’, terdapat Vamiga Michel, Mario gerungan dan Indrajaya sebagai narasumber. Sorakan penunton semakin keras ketika tiba di permintaan NBL Investigasi agar ketiga pemain tersebut menunjukan ekspersi ‘galau’ mereka, dan Indrajaya pun menyabet gelar, ‘raja galau’.

Quarter ketiga Tim Merah masih unggul dengan skor akhir Red (47) VS (44) Blue. Namun segera di quarter keempat tim Biru bangkit dan menjadi lebih offensive dibanding sebelumnya sehingga berhasil mengungguli dan menutup permainan dengan skor Blue (67) VS (63) Red.

Secara keseluruhan pertandingan basket ini berlangsung seru dan tidak bisa ditebak. J. Williams tampil sangat optimal begitu juga Ricky Pierce. Pemain tanah air seperti Kelly Purwanto, Uneputty, dan Dimaz Muhari juga tampil baik dan mampu mengimbangi permainan PBA players ini.

Diwawancarai setelah pertandingan, Kelly Purwanto yang baru saja kehilangan sang Ayah Jumat lalu, mengaku belum sempat latihan basket sejak satu bulan terakhir karena merawat Ayahnya yang sakit. Namun Dia berjanji akan berlatih untuk mepersiapkan pertandingan selanjutanya di Surabaya nanti.

Dimaz Muharri yang juga diwawancarai setelahnya menyannggupi untuk memngatasi permainan dari J. Williams di Surabaya nanti, karena sebagai info, untuk pertandingan selanjutnya di Surabaya pada tanggal 30 Juni 2012 nanti, PBA Players akan di switch sehingga Vin Baker dan Ricky Pierce akan bermain untuk tim Merah dan sebaliknya J. Williams dan D. Causwell untuk tim Biru.

Vin Baker dalam wawancaranya mengungkapkan bahwa pertandingan malam itu begitu menyenangkan, para pemain dan penggemar yang hadir begitu luar biasa. Kemudian Saat ditanya mengenai saran untuk para pemain basket Indonesia (khususnya pemain Pro), Jason Williams  menjawab agar mereka terus berlatih dan bekerja keras serta percaya bahwa mereka mampu.
Mereka berdua berjanji akan datang ke Indonesia lagi jika memungkinkan, terutama untuk mengajarkan basket kepada pemain basket muda di Indonesia.

Nah, demikian review mengenai Flexi NBL Indonesia All Star 2012 feat USA Pro Ball Alumni di kota Bandung, bagi kalian yang ingin melihat pertandingannya seperti apa dapat melakukan streaming di web berikut http://www.nblindonesia.com/allstar/live/

Advertisements


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s